Minggu, 8 November 2026 – 03:30 WIB
Jakarta, VIVA – Polemik demonstrasi yang menuntut Ruben Onsu diboikot dari layar televisi kembali memunculkan cerita baru. Kali ini, perhatian Ruben tertuju pada salah satu pria yang ikut menyuarakan aksi tersebut. Sosok bernama Jalali itu diduga memiliki masa lalu sebagai pelaku penjambretan, sebagaimana disinggung Ruben melalui unggahan Instagram pribadinya.
Ruben tampaknya mulai menyoroti satu per satu orang yang terlibat dalam demonstrasi tersebut. Setelah sebelumnya mengunggah sosok Saepul alias Epul yang mengaku diminta mengerahkan massa, kini ia membagikan foto pria lain yang disebut bernama Jalali.
Dalam unggahannya, Ruben menyampaikan dugaan bahwa pria yang sebelumnya tampil lantang saat demonstrasi tersebut pernah terlibat dalam kasus penjambretan. Namun, tuduhan itu masih sebatas pernyataan yang disampaikan melalui media sosial dan belum diketahui kebenarannya.
“Salah satu pendemo boikot ngaku jadi mahasiswa ternyata orang ini pelaku penjambretan, jangan2 dalangnya pendemo itu salah satu pelaku,” keterangan yang tertulis dalam unggahan Ruben Onsu di Instagram, dikutip pada Minggu (8/11/26).
Ruben Onsu Pertanyakan Dugaan Masa Lalu Jalali
Tak hanya membagikan foto, Ruben juga menuliskan komentar bernada sindiran terhadap sosok Jalali. Ia mengingat kembali penampilan pria tersebut ketika memegang mikrofon dan berbicara lantang di hadapan peserta demonstrasi.
Ruben seolah mempertanyakan bagaimana seseorang yang tampil begitu percaya diri menyampaikan tuntutan di depan publik justru diduga memiliki riwayat yang berbeda dari citra yang ditunjukkannya saat aksi berlangsung.
“Apa iya Jalali pernah pelaku penjambretan ?? ah masa ? waktu kemaren saat demo dia pegang mic diatas mobil dgn suara kerasnya dan seolah2 berilmu, masa iya dulu nya penjembret ?? ini aku bertanya dgn nada berbisik ???,” kata Ruben.
Selain menyinggung dugaan kasus penjambretan, presenter tersebut juga menyoroti latar belakang pendidikan Jalali. Ruben bahkan menyarankan pria itu untuk kembali melanjutkan pendidikannya sebelum terlibat dalam perkumpulan mahasiswa.
“Saranku lebih baik lanjut kan dulu sekolah nya kan gak Lulus waktu UIN IB kan ?? kok bisa ikutan perkumpulan Mahasiswa ?? ahh komedi sekaleeeee,” tegas Ruben.
Halaman Selanjutnya
{{ DfZqS9cidO- }}






