Sabtu, 22 Agustus 2026 – 23:01 WIB
VIVA – Timnas Vietnam membuka jalan lebar untuk mempertahankan gelar juara Piala AFF 2026 setelah menaklukkan Thailand 2-0 pada leg pertama final di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu, 22 Agustus 2026. Bermain di kandang lawan, The Golden Star Warriors tampil disiplin sekaligus efektif dalam memanfaatkan momentum pada babak kedua.
Thailand sebenarnya sempat menguasai jalannya pertandingan dan beberapa kali mengancam pertahanan Vietnam. Namun, dominasi tersebut tidak berujung gol. Vietnam justru mampu menunjukkan efisiensi yang lebih baik ketika mendapatkan celah.
Dua gol kemenangan Vietnam lahir setelah Kim Sang-sik melakukan pergantian pemain pada awal babak kedua. Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai yang baru masuk pada menit ke-58 langsung memberikan perubahan besar terhadap permainan tim tamu.
Hai Long membuka keunggulan pada menit ke-62. Sementara itu, Quang Hai menggandakan skor tujuh menit berselang. Keunggulan 2-0 tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.
Hasil ini menjadi modal sangat berharga bagi Vietnam sebelum menjalani leg kedua. Kali ini, mereka akan bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Thailand Dominan, Vietnam Lebih Berbahaya
Thailand mencoba mengambil kendali permainan sejak menit awal. Dukungan penuh suporter di Stadion Rajamangala membuat Gajah Perang tampil agresif, tetapi Vietnam tidak terburu-buru meladeni permainan terbuka.
Justru Vietnam lebih dahulu memperoleh peluang berbahaya pada menit keenam. Nguyen Xuan Son mendapatkan ruang di depan kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar. Bola masih mampu diamankan Kampon Phatomakkakul.
Thailand kemudian mulai meningkatkan tekanan. Kesulitan menembus pertahanan Vietnam membuat tuan rumah beberapa kali mencoba peruntungan melalui tembakan dari luar kotak penalti.
Salah satu peluang terbaik datang dari kaki Seksan Ratree pada menit ke-30. Sepakannya dari jarak jauh membuat kiper Vietnam Patrik Le Giang tidak berdaya, tetapi bola hanya menghantam mistar gawang.
Vietnam merespons melalui sejumlah serangan cepat. Nguyen Dinh Bac dan Nguyen Hoang Duc beberapa kali mencoba mengancam dari luar kotak penalti, tetapi belum mampu mengubah skor.
Memasuki penghujung babak pertama, Thailand sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk memimpin. Yotsakon Burapha menerima umpan terobosan dalam sebuah serangan balik cepat dan sudah berada dalam posisi yang cukup ideal.
Halaman Selanjutnya
Namun, penyelesaian akhirnya justru melambung di atas gawang Vietnam. Kedua tim pun masuk ruang ganti dengan skor 0-0.






