Sabtu, 26 September 2026 – 02:07 WIB
VIVA – Kisah dua bersaudara asal Bogor menarik perhatian setelah mereka berangkat umrah dalam usia yang masih sangat muda. Keduanya bahkan memiliki nama yang tidak biasa karena terinspirasi dari slogan Polri, yakni PRESISI.
Mereka adalah Ulil Albab Presisi atau Ulil Presisi yang baru berusia 4 tahun dan adiknya, Sattar Abdillah Presisi atau Attar Presisi yang masih berusia 1 tahun.
Keduanya dikenal sebagai “Duo Presisi” setelah beberapa kali muncul dalam kegiatan yang melibatkan kepolisian. Salah satunya saat menghadiri acara Polisi Sahabat Anak Satlantas Polresta Bogor Kota dan ketika mengikuti kegiatan Panen Raya di Indramayu bersama Kapolda Jawa Barat.
Kini, keduanya mendapat pengalaman berbeda. Ulil dan Attar berangkat ke Tanah Suci untuk menjalani ibadah umrah.
“Dua bersaudara ini mendapatkan kesempatan berharga untuk berangkat Umroh Gratis melalui Program Wisata Religi Umroh Presisi dari Bapak Kapolri, bekerja sama dengan Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia,” tutur Caca, Ibu dari “Duo Presisi”, dalam keterangannya, dikutip Sabtu 26 September 2026.
Bagi keluarga, keberangkatan Ulil dan Attar ke Tanah Suci menjadi pengalaman yang cukup istimewa, terlebih Ulil baru saja memasuki usia 4 tahun.
“Kebetulan Ulil ulang tahun yang ke-4 di bulan September ini. Alhamdulillah dapat hadiah umroh gratis dari Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit,” ungkapnya.
Berawal dari Nama yang Terinspirasi Slogan Polri
Ada cerita tersendiri di balik nama kedua anak tersebut. Caca mengatakan dirinya bersama sang suami memang mengidolakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Mereka kemudian memilih kata “Presisi” untuk disematkan dalam nama anak-anaknya.
Nama tersebut merujuk pada slogan Polri, PRESISI, yang merupakan singkatan dari Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan.
“Kami melihat Polri di bawah kepemimpinan Pak Listyo Sigit sekarang sudah banyak disukai, diempati, bahkan di-respect masyarakat karena semakin dekat dengan masyarakat. Ketegasan beliau terhadap oknum yang melanggar kode etik juga ditindak tegas secara terbuka. Keterbukaan Polri atas kesalahan anggota ini adanya di era Pak Sigit jadi Kapolri,” imbuhnya.
Sejak masih kecil, Caca juga mengaku berusaha mengenalkan profesi polisi kepada kedua anaknya melalui cara yang sederhana.
Halaman Selanjutnya
“Kami ajarkan dan doktrin ke anak-anak bahwa Polisi itu baik. Polisi itu suka menolong, membantu, dan melindungi masyarakat dari kejahatan atau menangkap penjahat” kata Ibu Rumah Tangga asal Bogor ini.






