Nasional

Kalau Tidak, Buat Apa Kami Capek-capek ke Sana

×

Kalau Tidak, Buat Apa Kami Capek-capek ke Sana

Sebarkan artikel ini


Minggu, 23 Agustus 2026 – 13:04 WIB

VIVA – Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, tetap optimistis timnya mampu membalikkan keadaan saat menghadapi Vietnam pada leg kedua final Piala AFF 2026 di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu 26 Agustus 2026 malam WIB. 


img_title


Pengakuan Jujur Pelatih Thailand Usai Takluk dari Vietnam: Kami Sebenarnya Pantas Menang

Keyakinan tersebut muncul meski Thailand kalah 0-2 pada leg pertama di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu 22 Agustus 2026.

Thailand sebenarnya menciptakan sejumlah peluang dalam pertandingan tersebut, tetapi gagal mencetak gol. Sebaliknya, Vietnam mampu memanfaatkan kesempatan melalui Nguyen Hai Long pada menit ke-62 dan Nguyen Quang Hai pada menit ke-69.


img_title


Thailand Dibikin Tak Berdaya di Kandang, Media Vietnam Sudah Bayangkan Angkat Trofi Piala AFF

Hasil tersebut membuat Vietnam memegang keunggulan agregat 2-0 menjelang pertandingan penentuan di Hanoi. Thailand kini harus menang dengan selisih setidaknya tiga gol jika ingin membalikkan keadaan dan menjadi juara Piala AFF 2026.


img_title


Pelatih Kim Sang-sik Jemawa usai Vietnam Tekuk Thailand: Ronaldo Atau Messi Pun Akan Kalah

Hudson mengakui kekalahan di kandang sendiri menjadi hasil yang mengecewakan. Namun, pelatih asal Inggris itu merasa Thailand seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik berdasarkan peluang yang mereka ciptakan sepanjang pertandingan.

“Tentu saja hasil yang mengecewakan. Saya pikir kami layak mendapatkan yang lebih baik dari peluang-peluang yang kami ciptakan,” kata Hudson, dikutip dari laman ASEAN United FC, Minggu 23 Agustus 2026.

Menurut Hudson, performa kiper Vietnam, Le Giang Patrik, juga menjadi salah satu faktor yang membuat Thailand gagal mencetak gol. Penjaga gawang tersebut bahkan terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan.

“Kiper mereka (Le Giang Patrik) mendapat penghargaan pemain terbaik laga ini, yang mana itu cukup menjelaskan kepada Anda,” ujar Hudson.

Meski tertinggal dua gol, Hudson belum menganggap peluang Thailand untuk merebut trofi tertutup. Ia justru menegaskan skuadnya masih memiliki keyakinan untuk memberikan perlawanan pada leg kedua.

“Saya pikir, kami semua, pemain dan staf pelatih, masih sangat percaya ini cukup terbuka dan kami tidak sabar pergi ke Hanoi. Jika tidak begitu, buat apa kami capek-capek terbang ke sana,” tutur Hudson.

Hudson bahkan menilai satu gol cepat di Hanoi dapat mengubah jalannya persaingan. Menurutnya, Thailand akan kembali memiliki peluang besar jika mampu mencetak gol terlebih dahulu pada leg kedua.

Halaman Selanjutnya

“Satu gol di Hanoi dan ini semua akan sangat terbuka. Tantangan terbesar kami adalah pemulihan fisik. Jika kami bisa memulihkan diri dengan cepat, kami punya peluang,” tandasnya.

Halaman Selanjutnya





Source link