Selasa, 25 Agustus 2026 – 00:40 WIB
Jakarta, VIVA – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menargetkan platform tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) mulai diluncurkan pada 1 September 2026.
Platform tersebut disiapkan sebagai bagian dari sistem yang akan digunakan DSI dalam menjalankan mandatnya sebagai perantara tunggal dalam kegiatan ekspor SDA.
Direktur Keuangan PT DSI Sinthya Roesly mengatakan platform tersebut nantinya berfungsi untuk memperoleh sekaligus mengonsolidasikan berbagai data terkait aktivitas ekspor.
Data yang dihimpun termasuk kontrak komersial yang dimiliki para eksportir. Sistem tersebut kemudian akan dikembangkan lebih lanjut menjadi portal ekspor SDA yang dapat digunakan dalam pelaksanaan tata kelola ekspor.
“1 September, platform yang tadi itu bisa kita launching. Jadi sebenarnya bisa dikatakan DSI sudah operasional. Kemudian nanti akan ditingkatkan dengan eksportir portal,” ujar Sinthya di Wisma Danantara, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026.
Terhubung dengan Sistem Tujuh Kementerian dan Lembaga
Platform yang disiapkan DSI tidak berdiri sendiri. Sistem tersebut akan terintegrasi dengan sejumlah sistem yang dimiliki tujuh kementerian dan lembaga (K/L).
Integrasi ini dilakukan untuk menghubungkan data yang berkaitan dengan aktivitas ekspor SDA dari berbagai sistem pemerintah.
Sejumlah sistem yang akan terintegrasi antara lain:
- Minerba Online Monitoring System (MOMS) dan e-PNBP
- INATRADE
- CEISA 4.0
- Coretax
- SiMoDIS
- Administrasi Hukum Umum (AHU)
- Online Single Submission (OSS)
Sistem dari tujuh K/L tersebut kemudian disambungkan dengan Lembaga National Single Window (LNSW) Kementerian Keuangan.
LNSW sendiri memiliki tugas mengelola sistem Indonesia National Single Window (INSW) secara elektronik.
Melalui integrasi tersebut, DSI akan membangun sistem yang dapat mengonsolidasikan informasi dan data yang diperlukan dalam menjalankan tata kelola ekspor SDA.
Portal Eksportir Mulai Diuji
Setelah platform awal diluncurkan pada 1 September 2026, DSI akan melanjutkan pengembangan sistem ke tahap portal eksportir.
Sinthya memperkirakan portal tersebut dapat diperoleh atau mulai masuk tahap pengujian sekitar akhir September atau pertengahan Oktober 2026.
Dalam tahap awal, pengujian akan melibatkan sejumlah eksportir.
“Kemudian nanti akan ditingkatkan dengan eksportir portal. Kita akan peroleh kira-kira mungkin nanti di akhir September atau di pertengahan Oktober ini nanti itu kita akan uji dengan beberapa eksportir,” jelasnya.
Halaman Selanjutnya
Dengan demikian, peluncuran pada September menjadi tahap awal operasional sistem DSI sebelum platform tersebut dikembangkan lebih lanjut untuk melibatkan para eksportir secara langsung.






