Senin, 24 Agustus 2026 – 23:30 WIB
Mataram, VIVA – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan konsep baru untuk menjaga aktivitas pariwisata di kawasan Sade, Kabupaten Lombok Tengah, setelah terdampak kebakaran.
Langkah tersebut tidak hanya ditujukan untuk memulihkan kawasan wisata, tetapi juga memastikan masyarakat Sade tetap memiliki sumber penghasilan. Sebab, aktivitas ekonomi warga selama ini sangat berkaitan dengan kunjungan wisatawan ke salah satu destinasi budaya tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB Ahmad Nur Aulia mengatakan pemerintah perlu memastikan kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan di tengah kondisi kawasan Sade pascakebakaran.
“Untuk menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi harian daripada warga-warganya di situ,” ujar Aulia kepada wartawan di Mataram, Senin, 24 Agustus 2026.
Menurut dia, aktivitas wisata di Sade tetap perlu dijaga agar masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari wisatawan tidak kehilangan mata pencaharian.
Muncul Ide Museum Before-After Sade
Salah satu konsep yang tengah dipertimbangkan pemerintah adalah menjadikan kondisi Sade sebelum dan sesudah kebakaran sebagai bagian dari pengalaman edukasi wisata.
Aulia mengatakan gagasan tersebut datang dari arahan Gubernur NTB. Kondisi kawasan sebelum dan setelah kebakaran nantinya dapat ditampilkan kepada wisatawan dalam bentuk konsep semacam museum before-after.
“Pak Gubernur tadi mungkin semacam museum before-after daripada Sade,” ujarnya.
Konsep tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif baru kepada wisatawan mengenai kondisi Sade setelah kebakaran sekaligus memperlihatkan proses pemulihan kawasan.
Namun, pemerintah masih perlu membahas secara lebih lanjut bagaimana konsep tersebut akan diterapkan agar tetap sesuai dengan karakter Sade sebagai kawasan wisata budaya.
Paket Wisata Sade Tetap Berjalan
Meski mengalami dampak kebakaran, pemerintah tetap mempertimbangkan keberlanjutan paket kunjungan wisata ke Sade.
Aulia mengatakan paket wisata ke kawasan tersebut tetap dapat dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi terkini pascakebakaran.
Hal ini menjadi perhatian karena Sade memiliki posisi penting dalam rangkaian destinasi wisata di Lombok Tengah. Kawasan tersebut bahkan menjadi salah satu paket destinasi yang perlu dikunjungi dalam setiap pelaksanaan MotoGP.
Karena itu, keberadaan Sade sebagai bagian dari aktivitas pariwisata tetap dinilai penting, baik bagi wisatawan maupun masyarakat setempat yang memperoleh manfaat ekonomi dari kunjungan tersebut.
Halaman Selanjutnya
Dikaitkan dengan Kuta Mandalika






