Nasional

Hari Ini Makam Sutrimo Dibongkar! Polisi Cari Jawaban Kematian Misterius Pria yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Itu

×

Hari Ini Makam Sutrimo Dibongkar! Polisi Cari Jawaban Kematian Misterius Pria yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Itu

Sebarkan artikel ini


Rabu, 12 Agustus 2026 – 05:00 WIB

Banyumas, VIVA – Misteri kematian Sutrimo, pria yang disebut-sebut sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, memasuki babak penting.


img_title


Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung: Yang Kita Hadapi Mantan Pendekar Hukum, Harus Hati-hati

Hari ini, Rabu, 12 Agustus 2026, Polda Metro Jaya dijadwalkan melakukan ekshumasi terhadap makam Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencari petunjuk mengenai penyebab kematian Sutrimo yang sebelumnya dilaporkan pihak keluarga sebagai kematian yang janggal.


img_title


Bongkar SOP Money Changer, Kejagung Periksa Orang BI di Kasus Febrie Adriansyah

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin sebelumnya mengatakan, pemeriksaan terhadap jenazah diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap fakta di balik kematian Sutrimo.

“Insyaallah hari Rabu besok lusa, kami akan melakukan ekshumasi di Banyumas,” kata Iman di Polda Metro Jaya, Senin, 10 Agustus 2026.


img_title


Makam Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Dibongkar Besok, Polda Jateng Ungkap Persiapan Khusus Ekshumasi

Polisi berharap hasil ekshumasi nantinya dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kematian Sutrimo.

“Mudah-mudahan nanti dari hasil ekshumasi kita bisa menemukan dan kita bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab dari kematian yang bersangkutan,” tutur dia.

Polda Jawa Tengah juga menyatakan siap membantu proses ekshumasi yang dilakukan Polda Metro Jaya. Bantuan tersebut mencakup tahap persiapan, pelaksanaan hingga setelah proses ekshumasi selesai.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Yuliyanto mengatakan, Polresta Banyumas juga disiapkan untuk mengamankan lokasi makam Sutrimo.

“Polda Jawa Tengah tentu saja siap membantu Polda Metro Jaya untuk pelaksanaan ekshumasi, mulai persiapan, kemudian pelaksanaan, maupun nanti pascapelaksanaan ekshumasi itu,” ujar Yuliyanto, Selasa, 11 Agustus 2026.

Menurut Yuliyanto, ekshumasi menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengumpulan alat bukti untuk mengungkap suatu perkara. Hasil pemeriksaan terhadap jenazah nantinya akan menjadi bagian dari bahan penyidik dalam mengusut kematian Sutrimo.

Kasus kematian Sutrimo sebelumnya dilaporkan pihak keluarga ke Polresta Banyumas pada 8 Agustus 2026. Laporan tersebut dibuat karena keluarga menginginkan kepastian mengenai penyebab kematian Sutrimo.

Setelah dilakukan gelar perkara antara Polresta Banyumas dan Polda Jateng, penanganan perkara kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya selanjutnya meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Dalam proses tersebut, penyidik mendalami dugaan pembunuhan atau pembunuhan berencana.

Halaman Selanjutnya

Kematian Sutrimo sebelumnya terjadi pada Kamis, 23 Juli 2026. Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Halaman Selanjutnya





Source link