Kamis, 3 September 2026 – 22:20 WIB
Jakarta, VIVA – Angkatan bersenjata Iran mengaku telah menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) yang berlokasi di Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait.
Langkah ini dilakukan Iran sebagai respons atas serangan terbaru yang dilakukan terhadap Iran.
“Angkatan bersenjata Republik Islam Iran menyerang pangkalan militer AS di UEA dan Kuwait menggunakan rudal dan drone,” menurut pernyataan militer Iran yang dikutip kantor berita Iran, IRNA, Kamis, 3 September 2026.
Stasiun televisi Iran Press TV melaporkan bahwa sebuah “sasaran utama” terkena serangan yang dilancarkan ke pangkalan militer AS di Kuwait.
Militer Iran mengatakan serangan di Pangkalan Udara Ahmad Al Jaber, Kuwait, menyasar sistem komunikasi satelit, gudang, serta hanggar pesawat tempur. Sementara di Pangkalan Udara Al Minhad, UEA, serangan menargetkan lokasi penempatan militer dan radar.
Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan besar terbaru terhadap Iran pada Selasa malam.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan tersebut menargetkan fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), termasuk sistem pertahanan udara, stasiun radar, aset angkatan laut, dan fasilitas komunikasi.
Iran kemudian melakukan serangan balasan dengan menargetkan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah. (Ant)
Trump Ingin Akhiri Perang dengan Iran? Begini Faktanya!
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara pribadi sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri perang dengan Iran, meskipun Pentagon diam-diam siapkan pasukan.
VIVA.co.id
3 September 2026






