Jumat, 11 September 2026 – 04:50 WIB
VIVA – Kaki bengkak bisa dialami siapa saja dari waktu ke waktu. Kondisi ini cukup umum, terutama setelah berjalan atau berdiri dalam waktu lama. Biasanya, bengkak akan mereda setelah beristirahat dan mengangkat kaki.
Namun, jika bengkak terus berlanjut, sebaiknya harus berhati-hati. Pembengkakan atau edema bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius, seperti gagal jantung, deep vein thrombosis (DVT) atau pembekuan darah di pembuluh vena kaki, penyakit ginjal, hingga sirosis hati.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab kaki dan pergelangan kaki bengkak. Melansir laman health.harvard.edu, berikut ini penyebab kaki dan pergelangan kaki bengkak.
1. Kehamilan
Kaki dan pergelangan kaki bengkak cukup umum terjadi selama kehamilan. Namun, pembengkakan yang parah bisa menjadi tanda preeklamsia, yaitu kondisi serius yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan pembengkakan yang signifikan.
2.Cedera kaki atau pergelangan kaki
Pembengkakan merupakan salah satu gejala yang umum terjadi akibat cedera pada kaki atau pergelangan kaki. Keseleo pergelangan kaki termasuk cedera pada otot dan tulang yang cukup sering dialami berbagai kelompok usia. Jika tidak mendapat penanganan dan pemulihan yang tepat, cedera pergelangan kaki yang parah bisa tidak sembuh dengan baik. Kondisi ini bahkan dapat menyebabkan gerak dan kestabilan pergelangan kaki terganggu.
3.Insufisiensi vena
Pembuluh darah vena di kaki memiliki katup yang membantu mencegah darah kembali turun akibat gravitasi dan menumpuk di kaki. Seiring bertambahnya usia, fungsi katup tersebut dapat menurun sehingga aliran darah menjadi kurang optimal. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab umum kaki bengkak.
4. Flebitis
Flebitis adalah peradangan pada pembuluh darah vena yang berada dekat permukaan kulit. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit sekaligus pembengkakan pada kaki.
5. Deep vein thrombosis (DVT)
Pada kondisi ini, gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah vena yang berada jauh di dalam kaki. Gumpalan tersebut dapat menghambat aliran darah kembali dari kaki menuju jantung sehingga kaki dan tungkai membengkak. DVT harus segera ditangani karena gumpalan darah dapat terlepas dan terbawa aliran darah menuju paru-paru. Kondisi ini disebut emboli paru dan dapat menyebabkan sesak napas, nyeri saat bernapas, bahkan mengancam nyawa. Biasanya, gumpalan darah hanya terjadi pada satu kaki sehingga pembengkakan juga hanya muncul di satu sisi. Pembengkakan baru pada kedua kaki sering kali tidak disebabkan kondisi serius, tetapi pembengkakan yang tiba-tiba hanya terjadi pada satu kaki sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.
Halaman Selanjutnya
5. Gagal jantung






