Selasa, 6 Oktober 2026 – 12:54 WIB
Jakarta, VIVA – Keberhasilan John Herdman membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 ternyata ikut menyedot perhatian dari Kanada.
Media asal Negeri Daun Maple, Canadian Soccer Daily, secara khusus mengulas perjalanan mantan pelatih mereka tersebut hingga mengantarkan Garuda mencetak sejarah.
Timnas Indonesia memastikan diri sebagai juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup setelah mengalahkan Thailand pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Garuda menang 4-2 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit.
Bagi John Herdman, gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi pencapaian penting setelah dipercaya menangani Timnas Indonesia pada tahun ini.
Kesuksesan tersebut juga terasa istimewa karena Garuda langsung menjadi juara pada penyelenggaraan pertama turnamen yang mendapat dukungan FIFA tersebut.
Perjalanan Indonesia menuju trofi pun tidak berlangsung mulus karena pasukan Herdman sempat menghadapi tekanan besar sejak babak penyisihan.
Garuda membuka turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Singapura, kemudian bermain tanpa gol menghadapi Malaysia meski harus tampil dengan 10 pemain setelah Thom Haye mendapat kartu merah.
Situasi semakin menegangkan pada pertandingan terakhir fase grup ketika Indonesia membutuhkan kemenangan besar atas Bangladesh untuk mengamankan tiket ke final.
Garuda kemudian tampil meledak dengan kemenangan 9-2 dan lolos setelah bersaing sangat ketat dengan Malaysia.
Canadian Soccer Daily juga menyoroti keberanian Herdman mengambil sejumlah keputusan penting sepanjang turnamen.
Salah satunya adalah memberikan kepercayaan kepada Emil Audero pada fase krusial hingga akhirnya sang penjaga gawang menjadi salah satu pahlawan Indonesia di final.
Pertandingan melawan Thailand sendiri berjalan dramatis setelah kedua tim gagal mencetak gol pada babak pertama.
Indonesia kemudian mendapat keuntungan jumlah pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua menjelang akhir pertandingan.
Garuda sempat membuka keunggulan melalui situasi tendangan bebas Dean James pada menit ke-84, tetapi Thailand hanya membutuhkan beberapa menit untuk menyamakan skor.
Bahkan, tim Gajah Perang yang bermain dengan 10 pemain mampu berbalik unggul pada babak tambahan lewat Peeradol Chamrasamee.
Harapan Indonesia kembali hidup setelah Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116.
Halaman Selanjutnya
Skor 2-2 bertahan hingga perpanjangan waktu selesai sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.






