Nasional

Penting Bagi Pemerintah untuk Koreksi

×

Penting Bagi Pemerintah untuk Koreksi

Sebarkan artikel ini


Sabtu, 1 Agustus 2026 – 15:48 WIB

Jakarta, VIVA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari menyebut pemerintah menghargai hasil survei yang diterbitkan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).


img_title


Kadin Puji Kepemimpinan Prabowo: Sangat Visioner dan Strategis

Dalam survei SMRC tersebut, angka kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mengalami penurunan.

Namun, Qodari menilai survei tersebut akan lebih bermanfaat jika dapat membeberkan penyebab penurunan secara lebih rinci.


img_title


Cerita Prabowo Diminta Presiden Korsel Buka Jalur Dialog dengan Korut

“Kami tidak pernah mengatakan bahwa publik tidak berhak untuk menilai. Sangat berhak. Apalagi saya yang bertahun-tahun ada di dunia (survei) itu,” ucap Qodari, dikutip Sabtu, 1 Agustus 2026.

Menurutnya, variabel yang dipakai dalam survei tersebut masih terlalu umum. Qodari menjelaskan, indikator seperti politik, hukum, dan ekonomi seharusnya dipecah menjadi indikator-indikator yang lebih spesifik.


img_title


Hasan Nasbi soal Prabowo Sebut ‘Londo Ireng’: Itu Istilah Orang yang Suka Gaduh

Dengan demikian, kata Qodari, penyebab menurunnya kepuasan masyarakat dapat dipahami secara lebih rinci.

Dia pun mencontohkan, pada aspek ekonomi, survei dapat mengukur secara terpisah pandangan masyarakat terkait nilai tukar rupiah, lapangan kerja, harga kebutuhan pokok, sampai evaluasi terhadap program-program pemerintah.

Qodari menyebut dirinya bukan ingin membantah hasil survei SMRC. Namun, melalui pendekatan seperti itu, Qodari menilai survei yang dihasilkan akan memberikan gambaran yang lebih tajam terkait faktor yang mempengaruhi kepuasan publik.

“Saya lebih dalam konteks bahwa akan lebih baik kalau risetnya itu lebih mendetail, sehingga kemudian lebih bermanfaat, lebih jelas argumentasinya,” bebernya.

“Dan saya kira itu bukan hanya penting bagi kami, pemerintah, untuk bisa memperbaiki, untuk melakukan koreksi-koreksi, tetapi juga bagi masyarakat untuk juga lebih memahami. Makin detil kan makin bagus,” kata Qodari.

Diketahui, dalam survei yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026, survei SMRC mencatat bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo mengalami penurunan dibandingkan periode tahun lalu.

Pada periode tersebut, tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo sebesar 51,1 persen. Angka ini turun 30,1 persen dari November 2025 sebesar 81,2 persen.

tvOnenews.com/Syifa Aulia

Apel pengamanan zikir dan doa kebangsaan di Monas

100 Ribu Orang Bakal Padati Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir di Zikir dan Doa Kebangsaan

Sekitar 100 ribu peserta dijadwalkan mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI.

img_title

VIVA.co.id

1 Agustus 2026





Source link