Kamis, 10 September 2026 – 19:30 WIB
VIVA – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan bonus besar bagi atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada Asian Games 2026 di Jepang. Setiap atlet peraih emas nomor perorangan akan mendapatkan bonus sebesar Rp3 miliar.
Bonus tersebut disampaikan Prabowo saat melepas Kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026 di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Prabowo awalnya mengungkapkan bahwa dirinya mendapat laporan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengenai besaran bonus bagi atlet peraih medali emas di SEA Games.
“Saya diberi laporan oleh Pak Erick, ‘Pak, untuk SEA Games medali emas dapat Rp1 miliar, ya.’ Tapi ini Asian Games, medali emas Rp3 miliar,” ujar Prabowo.
Dengan demikian, bonus untuk peraih emas Asian Games 2026 mencapai tiga kali lipat dibandingkan bonus emas SEA Games yang disebut sebesar Rp1 miliar.
Prabowo tidak hanya memberikan perhatian kepada atlet yang meraih medali emas. Kepala Negara juga menyinggung penghargaan bagi atlet peraih medali perak dan perunggu. Selain bonus finansial, Prabowo memastikan pemerintah memberikan perhatian terhadap jenjang karier atlet dan pelatih yang berstatus sebagai anggota TNI maupun Polri.
Menurut Prabowo, atlet dan pelatih yang berprestasi akan mendapatkan percepatan karier serta kenaikan pangkat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka untuk Indonesia.
“Tanya semua pemimpin olahraga, yang kemarin medali perak, medali perunggu pun karier-kariernya kita semua percepat,” kata Prabowo.
Ia bahkan menyinggung adanya atlet atau pelatih yang telah lama menunggu kenaikan pangkat. Prabowo meminta agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti.
“Ada yang AKBP, itu saya bisikin Kapolri, ‘Naikin pangkat lah.’ Kita jangan pelit,” ujarnya.
Sementara itu, Menpora Erick Thohir menjelaskan bahwa nominal Rp3 miliar tersebut secara khusus berlaku untuk atlet yang meraih emas pada nomor perorangan.
Adapun atlet yang mendapatkan medali emas dari nomor ganda maupun beregu akan memiliki skema perhitungan bonus tersendiri.
“Rp3 miliar untuk perorangan. Nanti ada lagi double dan beregu, nanti ada hitungannya. Termasuk perak dan perunggu,” kata Erick.
Halaman Selanjutnya
Erick menambahkan, pemerintah memberikan perhatian utama terhadap pencapaian medali emas ketika atlet Indonesia bertanding di ajang olahraga internasional.






