Nasional

Putuskan untuk Berdamai, Korsel Siap Akhiri Konflik dengan Korut

×

Putuskan untuk Berdamai, Korsel Siap Akhiri Konflik dengan Korut

Sebarkan artikel ini


Sabtu, 15 Agustus 2026 – 23:40 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden Korea Selatan (Korsel), Lee Jae Myung pada Sabtu menyatakan, pemerintah Korsel berkomitmen untuk menghentikan perang di Semenanjung Korea, dan mengakhiri situasi gencatan senjata saat ini demi membangun perdamaian dengan Korea Utara (Korut).


img_title


Korsel Lanjutkan Bangun Jalur Kereta ke Korut pada 2027

“Kami akan merintis jalan untuk mengakhiri perang dan mengubah situasi gencatan senjata yang tidak stabil di Semenanjung Korea ini menjadi sebuah tatanan perdamaian,” kata Lee dalam pidato peringatan ke-81 Hari Kemerdekaan Korea, 

Presiden Lee mendesak kedua belah pihak untuk berhenti saling melempar ancaman, dan segera memulai dialog demi mengakhiri “status perang” yang telah berlangsung selama puluhan tahun.


img_title


Media Korea Bongkar ‘Jimat Keberuntungan’ Kim Sang-sik saat Vietnam Gulung Timnas Indonesia 3-0

“Mari kita tinggalkan niat untuk saling mengancam dan mulai melakukan dialog antar-Korea untuk mengakhiri perang yang sangat berlarut-larut ini. Dalam proses tersebut, cara-cara efektif untuk menghentikan pengembangan senjata nuklir Korea Utara juga dapat dibahas,” ujar Lee.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung

Photo :

  • Laily Rachev – Biro Pers Sekretariat Presiden


img_title


Bung Ropan Ungkap Alasan Kim Sang-sik Jadikan Timnas Indonesia Musuh Utama di Piala AFF 2026

Dia meyakini bahwa terwujudnya perdamaian di Semenanjung Korea akan berkontribusi besar bagi stabilitas dan kerja sama di kawasan Asia Timur Laut, sekaligus menjadi tonggak penting menuju perdamaian yang “bebas nuklir”.

Lebih lanjut, Lee menegaskan komitmen pihaknya untuk mengubah upaya permusuhan dan konfrontasi menjadi kekuatan untuk mendorong terciptanya kemakmuran bersama serta kehidupan yang saling berdampingan secara damai.

Korsel juga akan secara aktif menjalankan perannya sebagai pihak yang terlibat langsung dalam proses perdamaian di kawasan tersebut. Di sisi lain, respons berbeda ditunjukkan oleh Korea Utara yang berulang kali menegaskan tidak berniat untuk menyingkirkan senjata nuklirnya.

Pada September 2025, Pemimpin Korut Kim Jong Un menyatakan bahwa wacana denuklirisasi sudah “berakhir” dan memastikan bahwa pihaknya tidak akan pernah menyerahkan persenjataan nuklir mereka.

Pada Maret 2026, Kim kembali menyatakan bahwa Korea Utara akan terus memperkuat statusnya sebagai negara nuklir yang “mutlak dan tidak dapat diganggu gugat”. Status negara nuklir tersebut juga telah disahkan dalam undang-undang negara itu.

Sebelumnya, pada September 2023, Korea Utara telah mencantumkan pasal mengenai percepatan pengembangan kekuatan militer nuklir ke dalam konstitusinya, menyusul pengesahan aturan tentang kebijakan nuklir pada September 2022 lalu. (Ant).

Megawati Hangestri dan pemain asing Hyundai Hillstate Jordan Wilson

Baru Tiba dari Amerika, Volimania Korea Ragukan Kualitas Sahabat Baru Megawati Hangestri

Kualitas tandem Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Jordan Wilson diragukan volimania Korea. Ia bahkan disebut lebih mirip seperti personel BlackPink Jennie.

img_title

VIVA.co.id

10 Agustus 2026





Source link