Nasional

Raffi Ahmad dan Irfan Hakim Panik Dapat Peringatan Serangan Udara di Arab Saudi, Perjalanan ke Taif Batal

×

Raffi Ahmad dan Irfan Hakim Panik Dapat Peringatan Serangan Udara di Arab Saudi, Perjalanan ke Taif Batal

Sebarkan artikel ini


Selasa, 27 Oktober 2026 – 19:41 WIB

Arab Saudi, VIVA – Rombongan umrah Raffi Ahmad dan Irfan Hakim mengalami situasi tak terduga saat berada di Arab Saudi. Ketika bus yang mereka tumpangi tengah menuju Kota Taif, para jamaah mendadak menerima notifikasi darurat yang memperingatkan adanya ancaman serangan udara.


img_title


Jepang Mulai Ragukan Arab Saudi Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2027, Ini Pemicunya

Peringatan tersebut sontak membuat suasana di dalam bus berubah tegang. Para jamaah memeriksa pesan yang muncul di ponsel masing-masing, sementara perjalanan menuju Taif akhirnya dihentikan dan rombongan diarahkan kembali ke kawasan yang dinilai lebih aman.

Momen tersebut dibagikan oleh selebgram Meisita Lomania melalui akun media sosial pribadinya. Dalam unggahannya, ia menceritakan bagaimana rombongan yang tengah menjalankan ibadah umrah itu berusaha menghadapi situasi dengan berdoa dan berserah diri.


img_title


Houthi Luncurkan Tiga Rudal Balistik ke Arab Saudi, Semuanya Berhasil Dicegat

“Di perjalanan ibadah kali ini, kami berusaha semakin berserah diri kepada Allah. Saat di bus bersama @irfanhakim75 @raffinagita1717 rombongan FYP, tiba-tiba muncul peringatan ancaman serangan udara,” tulis Meisita, dikutip Selasa (27/10/2026).

Notifikasi yang diterima para jamaah berisi imbauan agar masyarakat di wilayah terdampak segera mencari tempat berlindung. Mereka diminta menjauhi jendela dan pintu serta mengikuti arahan dari otoritas Pertahanan Sipil setempat.


img_title


Di Tengah Pemangkasan Gas dari Indonesia, Singapura Justru Dapat Kesepakatan Energi Penting dari Arab Saudi

Pesan darurat yang muncul di layar ponsel tersebut berbunyi:

“Wilayah ini berada dalam ancaman serangan udara dari pihak musuh. Harap tetap tenang, berlindung di dalam ruangan atau tempat yang aman dan jauh dari jendela serta pintu, dan ikuti instruksi dari Pertahanan Sipil”.

Situasi itu membuat para jamaah khawatir akan keselamatan mereka. Sebagian bahkan segera menghubungi keluarga di Indonesia untuk memberi kabar mengenai kondisi yang sedang dihadapi.

Di tengah ketidakpastian tersebut, Meisita mengungkapkan bahwa rombongan berusaha tetap tenang sembari memanjatkan doa agar tidak ada korban akibat ancaman tersebut.

“Kami hanya bisa terus berikhtiar, berdoa, dan berserah diri kepada Allah. Ya Allah, jaga setiap langkah umatmu, tenangkan hati kami, dan lindungi semua umatmu. Semoga tidak terjadi serangan dan tak ada siapa pun yang terluka,” tuturnya.

Rencana perjalanan ke Taif pun dibatalkan. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam unggahan tersebut, rombongan memilih kembali ke area yang dianggap lebih aman setelah wilayah tujuan disebut masuk dalam zona berisiko.

Halaman Selanjutnya

Meisita juga menyampaikan harapan agar seluruh anggota rombongan dapat menuntaskan perjalanan ibadah dan kembali ke rumah masing-masing dengan selamat.

Halaman Selanjutnya





Source link