Senin, 24 Agustus 2026 – 19:40 WIB
VIVA – Duduk terlalu lama sudah menjadi kebiasaan sehari-hari bagi banyak orang, terutama mereka yang bekerja di depan komputer. Dalam satu hari, seseorang bisa menghabiskan berjam-jam dalam posisi duduk tanpa banyak bergerak.
Kondisi tersebut kemudian sering dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, salah satunya ambeien atau hemoroid.
Pertanyaannya, benarkah terlalu lama duduk bisa menyebabkan ambeien? Jawabannya tidak sesederhana sekadar mengatakan duduk lama pasti menyebabkan ambeien. Kebiasaan tersebut memang dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko, tetapi biasanya terdapat faktor lain yang ikut berperan.
Berikut penjelasannya, sebagaimana dilansir dari Cleveland Clinic, Senin, 24 Agustus 2026.
Apakah Terlalu Lama Duduk Bisa Menyebabkan Ambeien?
Ambeien sendiri terjadi ketika pembuluh darah di sekitar anus dan bagian bawah rektum mengalami pembengkakan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan keluhan seperti nyeri, gatal, rasa tidak nyaman, hingga perdarahan saat buang air besar.
Terlalu lama duduk dapat memberikan tekanan pada area sekitar anus. Jika kebiasaan tersebut berlangsung terus menerus dan disertai kurang bergerak, kondisi ini dapat berkontribusi terhadap munculnya atau memburuknya keluhan hemoroid.
Namun, duduk lama bukan satu-satunya penyebab ambeien. Ada sejumlah faktor lain yang justru memiliki hubungan lebih kuat dengan munculnya kondisi tersebut. Apa saja?
1. Duduk Lama di Toilet
Jika Anda sering duduk lama, bagian yang perlu paling diperhatikan justru kebiasaan berlama lama di toilet. Sebagian orang menggunakan ponsel ketika buang air besar sehingga tanpa sadar menghabiskan waktu cukup lama di toilet. Posisi duduk tersebut dapat memberikan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus. Karena itu, sebaiknya jangan menjadikan toilet sebagai tempat untuk scrolling media sosial atau melakukan aktivitas lain. Usahakan menyelesaikan buang air besar tanpa berlama lama.
2. Sembelit
Sembelit merupakan salah satu faktor yang sering berkaitan dengan hemoroid. Ketika mengalami sembelit, feses menjadi keras sehingga seseorang harus mengejan lebih kuat saat buang air besar. Tekanan berulang ketika mengejan dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus. Jika terjadi terus menerus, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko munculnya ambeien. Karena itu, menjaga pencernaan tetap lancar merupakan bagian penting dalam mencegah hemoroid.
Halaman Selanjutnya
3. Kurang Serat Juga Perlu Diwaspadai






