Nasional

Sebut Koruptor Ambil Hak Rakyat Terlalu Banyak, Gus Miftah Bicara Hukuman Mati hingga Sita Aset

×

Sebut Koruptor Ambil Hak Rakyat Terlalu Banyak, Gus Miftah Bicara Hukuman Mati hingga Sita Aset

Sebarkan artikel ini


Rabu, 7 Oktober 2026 – 23:35 WIB

Jakarta, VIVA – Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menyoroti keras hukuman bagi pelaku korupsi. Ia bahkan menyinggung hukuman mati hingga perampasan aset terhadap koruptor yang merugikan negara.


img_title


Ajudan Bocorkan Agenda Jokowi Datang ke Rumah Presiden Prabowo

Pernyataan itu disampaikan Gus Miftah dalam cuplikan ceramah yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, dia berdialog dengan seorang jemaah perempuan bernama Mega asal Bogor.

Mega sebelumnya melontarkan pertanyaan mengenai wacana hukuman mati dan perampasan aset bagi pelaku korupsi. Gus Miftah kemudian memberikan jawaban tegas di hadapan para jemaah.


img_title


Dasco Tegaskan Prabowo Belum Mau Ganti Panglima TNI

“Mengambil hak rakyat terlalu banyak, maka hukum mati,” tutur Gus Miftah seperti dikutip dari video tersebut, Rabu (7/10/26).

Tak berhenti di situ, Gus Miftah juga meminta pandangan jemaah mengenai langkah negara menyita aset hasil korupsi.


img_title


Dasco Bakal Pelajari Putusan MK yang Sebut Gibran Tak Punya Ijazah Setara SMA

“Kamu setuju asetnya dirampas oleh negara?” tanya Gus Miftah.

Gus Miftah mengecam perilaku koruptor yang menimbun kekayaan hasil kejahatan meski telah mendapatkan penghasilan resmi dari negara. Menurutnya, harta hasil korupsi bisa menumpuk dalam jumlah besar hingga sulit dihabiskan oleh keturunannya.

Dalam video yang sama, Gus Miftah kemudian menyinggung sosok Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Ia mengaitkan ketegasan terhadap korupsi dengan pentingnya keberanian pejabat dalam mendengar dan merespons aspirasi masyarakat.

“Dan pimpinan DPR yang berani tanda tangan atas demo rakyat,” seru Gus Miftah menutup cuplikan videonya sembari menunjuk keteladanan sang kawan.

Gus Miftah juga memberikan penilaian terhadap gaya kepemimpinan Dasco. Menurut dia, Dasco merupakan sosok yang tenang namun tetap tegas.

“Don Dasco, tenang tanpa kehilangan ketegasan, kuat tanpa harus gaduh, dan bekerja tanpa selalu meminta panggung,” ujar Gus Miftah.

Ia kemudian kembali memuji cara Dasco bekerja yang dinilai lebih banyak dilakukan tanpa mencari sorotan.

“Don dasco Bekerja dalam senyap, hadir saat dibutuhkan, dan bicara ketika keadaan membutuhkan jalan keluar,” tuturnya menambahkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Miftah bertepatan dengan momentum ulang tahun Dasco yang genap bertambah usia pada hari ini. Gus Miftah mengunggah foto kebersamaan mereka melalui akun Instagram pribadinya.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad

Respons Dasco soal Putusan MK Terkait Ijazah Gibran

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan lembaganya menghormati putusan Mahkamah Konstitusi mengenai keabsahan penyetaraan ijazah SMA Gibran sebagai syarat cawapres

img_title

VIVA.co.id

7 Oktober 2026





Source link