Rabu, 23 September 2026 – 18:16 WIB
Tangerang, VIVA – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyatakan bahwa posisi kapal cepat KM Arupadatu I yang membawa lima jurnalis serta tiga kru hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang hingga saat ini masih belum ditemukan.
Meski demikian, kata Hengki, saat ini pihaknya telah berhasil mengidentifikasi identitas satu korban bernama Surakman atau Sukarman (60), yang merupakan salah satu kru kapal cepat dari hasil pencocokan DNA sampel antemortem jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu.
“Yang pasti sampai dengan sekarang Arupadatu I tidak ada yang ditemukan. Ya kita samakan sekarang masih hilang,” katanya menjelaskan, dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Tangerang, Rabu.
Dalam hal ini, dia menegaskan, pihaknya tidak ingin berspekulasi terkait status keadaan kapal cepat yang hilang tersebut.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa hingga saat ini kapal berpenumpang itu masih berstatus dalam pencarian tim SAR Gabungan.
“Belum ada kejelasan kapal itu ke mana,” katanya.
Selain itu, Hengki juga mengungkapkan, untuk keberadaan korban lain terdiri atas lima jurnalis, yakni M Bagus Khoirunas (Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas) serta dua orang lainnya adalah Warta (kapten kapal), dan Heriyanto (pemandu), masih belum ditemukan keberadaannya.
“Kalau korban-korban yang lain atau yang belum ditemukan, bisa saja ternyata mereka mungkin selamat, mungkin terbawa ke luar negeri. Itu saya tidak tahu dan belum bisa saya jawab,” ungkapnya.
Ia pun menegaskan, kepolisian dan tim gabungan termasuk Basarnas akan terus melakukan penanganan dan pencarian dengan berfokus berdasarkan data-data faktual dan temuan di lapangan yang berhasil dihimpun oleh tim.
“Polda Banten menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan para nelayan yang telah membantu memberikan informasi terkait penemuan jenazah,” kata dia. (Ant)
Basarnas: Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal Arupadhatu 1 Tak Diperpanjang, Fokus Penyisiran Hingga E-Broadcast ke Nelayan
Basarnas Banten menegaskan bahwa tidak ada perpanjangan pencarian lima jurnalis dan dua kru kapal Arupadhatu yang hilang di perairan Selat Sunda, liput Anak Krakatau.
VIVA.co.id
23 September 2026






