Nasional

Allah Janjikan Keberkahan bagi Orang Beriman dan Bertakwa, Ini Dalilnya

×

Allah Janjikan Keberkahan bagi Orang Beriman dan Bertakwa, Ini Dalilnya

Sebarkan artikel ini



loading…

Dua langkah penting untuk meraih keberkahan hidup, yakni memperkuat iman dan mewujudkan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Foto ilustrasi/Sindonews

Setiap Muslim tentu mendambakan kehidupan yang tenang, rezeki yang mencukupi, serta aktivitas sehari-hari yang membawa manfaat. Dalam Islam, salah satu hal yang menjadi harapan tersebut adalah keberkahan hidup .

Keberkahan atau barakah bukan semata-mata berkaitan dengan banyaknya harta, panjangnya usia, atau tingginya jabatan. Lebih dari itu, keberkahan tercermin dari kebaikan yang Allah SWT limpahkan sehingga sesuatu yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Ketua DPW Wahdah Islamiyah Yogyakarta, Ustaz Abu Ayyub, menjelaskan dua langkah penting untuk meraih keberkahan hidup, yakni memperkuat iman dan mewujudkan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Memperkuat Iman kepada Allah SWT

Iman merupakan fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Keyakinan kepada Allah SWT menjadi landasan bagi seseorang untuk menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, dan menghadapi berbagai persoalan hidup dengan tetap berpegang pada ajaran Islam.

Baca juga: 7 Kunci Meraih Keberkahan Hidup, Bukan Sekadar Harta Melimpah

Dalam pemaparannya, Ustaz Abu Ayyub menyampaikan sebuah ungkapan yang menggambarkan pentingnya keyakinan yang kokoh kepada Allah.

“Jika dia menyiapkan 1.000 dalil tentang adanya Allah, berarti dia punya 1.000 keraguan tentang adanya Allah.”

Ungkapan tersebut menekankan bahwa keimanan tidak cukup dibangun melalui argumentasi semata, tetapi juga harus disertai keyakinan yang mantap. Dalam Islam, akal memiliki kedudukan penting, tetapi pemahaman dan keyakinan seorang Muslim juga harus berlandaskan petunjuk Al-Qur’an dan sunah Rasulullah SAW.

Ajaran Islam yang diturunkan lebih dari 1.400 tahun lalu tetap menjadi pedoman bagi umat manusia karena bersumber dari wahyu Allah SWT. Karena itu, seorang Muslim perlu menjadikan Al-Qur’an dan sunah sebagai rujukan dalam menentukan sikap dan menjalani kehidupan.

Salah satu contoh keteguhan iman dapat dilihat dari kisah Mush’ab bin Umair, sahabat Rasulullah SAW yang dikenal berasal dari keluarga terpandang di Makkah.



Source link