Nasional

Copet dan Premanisme Pasti Berkurang

×

Copet dan Premanisme Pasti Berkurang

Sebarkan artikel ini


Jumat, 22 Agustus 2025 – 06:40 WIB

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bertekad untuk menghidupkan kembali Pasar Tanah Abang sebagai pusat perdagangan terbesar di Asia Tenggara. 

Baca Juga :


Pramono Apresiasi Bank Jakarta, Sukses Bangun Fondasi Keuangan UMKM Lewat Digitalisasi

Salah satu caranya, kata dia dengan melakukan digitalisasi. Di mana, sistem jual beli di Jakarta dilakukan secara digital.

“Ini akan dilakukan secara bertahap melalui program digitalisasi, perbaikan kebersihan, hingga peningkatan aksesibilitas,” kata Pramono di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dikutip Jumat, 22 Agustus 2025.

Baca Juga :


Dorong Transaksi Non-tunai di Pasar Tradisional, Bank Jakarta Raih 3 Penghargaan Digitalisasi Pasar

Ia menjelaskan, pihaknya serius untuk melakukan pembenahan agar pasar Tanah Abang tak hanya kembali hidup, tetapi menjadi kekuatan baru bagi sentra industri pasar di ASEAN. 

Menurut Pramono, kondisi perdagangan di Pasar Tanah Abang saat ini perlu perbaikan signifikan agar bisa kembali bergairah.

Baca Juga :


Gempa Bekasi Terasa Sampai Jakarta, Pramono Pastikan Tak Ada Korban dan Kerusakan

Pramono lantas bercerita saat dirinya berkunjung ke pasar Tanah Abang. Dia menyebut, kondisi para pedagang tampak lesu.

“Tadi begitu saya masuk ke pasar Tanah Abang, para pedagang pasti menyambut antara lesu maupun histeris. Lesu karena memang perdagangan di sini perlu perbaikan,” kata Pramono.

Ia menjelaskan, digitalisasi akan menjadi salah satu faktor penting untuk mendongkrak aktivitas perdagangan sekaligus mengurangi praktik negatif seperti pencopetan dan premanisme.

“Mau nyopet apa, kalau semua transaksi digital? Premanisme juga pelan-pelan pasti akan berkurang,” tutur dia. (Ant)

Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota

Pramono Kaji Usulan Ahok soal Voucher untuk Pengguna Transportasi Umum di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku tengah mendalami usulan eks Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama terkait pemberian voucher bagi pengguna transportasi umum

img_title

VIVA.co.id

22 Agustus 2025





Source link