Nasional

Menhan dan Panglima TNI Respons soal Rencana Pembelian Helikopter Black Hawk dari AS

×

Menhan dan Panglima TNI Respons soal Rencana Pembelian Helikopter Black Hawk dari AS

Sebarkan artikel ini


Kamis, 23 Oktober 2025 – 00:10 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin membuka suara soal rencana membeli helikopter Black Hawk dari Amerika Serikat (AS).

Baca Juga :


Museum Louvre Dibuka Kembali usai Pencurian Perhiasan Koleksi Napoleon

Dia mengatakan masih harus memastikan kebenaran informasi tersebut kepada pihak pengguna tentara yakni TNI.

“Saya belum tahu informasinya, nanti saya tanya sama Panglima dulu bagaimana evaluasinya,” kata Sjafrie Sjamsoeddin saat ditemui di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu.

Baca Juga :


11 TPU di Jakbar Sudah Terapkan Sistem Makam Tumpang

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau pembukaan SPPG TNI AU di Boyolali

Di waktu dan tempat yang sama, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan pihaknya tidak bisa berkomentar banyak soal pembelian helikopter tersebut.

Baca Juga :


TPU Kebagusan Sudah Tumpang 3 Jenazah Imbas Lahan Pemakaman Penuh

Pihaknya menyerahkan urusan pembelian kepada Kementerian Pertahanan.

“Kita kan pengguna, yang penting kita menerima,” kata Agus di kantor Kementerian Pertahanan.

Antara juga sempat mengonfirmasi soal pembelian helikopter tersebut ke Mabes TNI AD selaku pihak pengguna.

Namun demikian, pihak Mabes AD juga enggan berkomentar soal itu. “Kebijakannya ada di Kemhan ya,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana kepada Antara, Rabu.

Untuk diketahui, sebuah akun instagram khusus informasi soal isu pertahanan @isds.indonesia mengunggah informasi bahwa TNI AD akan kedatangan helikopter Sikrosky S-70 M Black Hawk tipe GFA pada 2026.

Berdasarkan informasi yang diunggah akun tersebut, dijelaskan bahwa helikopter tersebut akan ditempatkan di Pangkalan Udara Utama Angkatan Darat (Lanudmad) Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah. (Ant)

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya Bakal Naikkan Tarif BPJS Kesehatan Bila Hal Ini Terjadi

Menkeu Purbaya menyiapkan anggaran senilai Rp20 triliun untuk menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan.

img_title

VIVA.co.id

23 Oktober 2025





Source link