Selasa, 16 Juni 2026 – 06:40 WIB
VIVA – Gelandang andalan Timnas Spanyol, Rodri, berbicara setelah hasil imbang melawan Tanjung Verde. Spanyol secara mengejutkan tertahan di laga pembuka Piala Dunia 2026.
La Furia Roja memulai petualangan mereka di Piala Dunia 2026 pada Senin (15/6/2026) malam WIB. Mereka menghadapi tim debutan, Tanjung Verde, di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta.
Spanyol mendominasi aliran bola serta penciptaan peluang. Mereka mengalirkan bola sebesa r74 persen selagi melakukan 27 kali percobaan menembak.
Ada tujuh tembakan yang mengarah ke gawang, namun semuanya diselamatkan oleh kiper Vozinha. Di sisi lain, Tanjung Verde hanya menembak enam kali dengan satu tembakan saja yang mengarah ke gawang.
Setelah laga, Rodri mengutarakan rasa jengkelnya terhadap permainan Tanjung Verde. Permainan bertahan tim debutan Piala Dunia tersebut merepotkan Spanyol.
Namun, sang gelandang Manchester City juga menyadari kekurangan dari timnya. Dia mengatakan bahwa Spanyol perlu mengasah penyelesaian akhir.
“Memang bukan takdir kami. Tidak banyak yang perlu dikeluhkan. Kami tahu ini adalah pertandingan yang membutuhkan kesabaran. Mereka bermain bertahan dan kemudian mundur dengan sangat cepat,” katanya kepada La 1.
“Kami tidak bisa mencetak gol. Kami menciptakan peluang tetapi tidak bisa menyelesaikannya. Hal positifnya adalah mereka hampir tidak menciptakan peluang apa pun melawan kami. Kami perlu meningkatkan penyelesaian akhir kami,” tambahnya.
Lebih lanjut soal permainan Tanjung Verde, Rodri memaklumi permainan bertahan namun menyinggung bahwa mereka tidak bisa melewati lini tengah yang dikawal olehnya.
“Begitulah cara mereka bermain. Mereka tidak bisa melewati lini tengah. Ini masalah meningkatkan penyelesaian akhir kami,” tandasnya.
Kini, Spanyol perlu bangkit selekas mungkin. Mereka ditunggu oleh Arab Saudi yang akan menjadi lawan pada hari Minggu (21/6/2026) malam WIB mendatang. (rda)
Striker Timnas Spanyol Mikel Oyarzabal Catat Sejarah Memalukan di Piala Dunia 2026 usai Ditahan Tanjung Verde
Striker Timnas Spanyol, Mikel Oyarzabal, mengukir sejarah memalukan di Piala Dunia 2026 seiring dengan hasil imbang melawan Tanjung Verde. Duel berakhir dengan skor 0-0.
VIVA.co.id
16 Juni 2026






