Nasional

Ucapan Budiman Sudjatmiko Ini Bikin Mahasiswa ‘Panas’

×

Ucapan Budiman Sudjatmiko Ini Bikin Mahasiswa ‘Panas’

Sebarkan artikel ini


Selasa, 16 Juni 2026 – 08:46 WIB

Jakarta, VIVA – Diskusi yang menghadirkan sejumlah pejabat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, berakhir ricuh pada Senin 15 Juni 2026 malam. Ketegangan yang semula muncul di dalam ruangan memaksa penyelenggara menghentikan acara lebih cepat dari jadwal.


img_title


Diskusi di UGM Berujung Ricuh, Wamentan Sudaryono Merasa Ada yang Memukul dan Melempar Air

Kegiatan yang berlangsung di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM itu menghadirkan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, serta Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @totalpolitik, tampak diskusi awalnya berjalan normal. 


img_title


Wamentan Sudaryono Bantah Kabur Saat Diskusi di UGM: Kami Datang untuk Berdialog

Sudaryono sempat memaparkan sejumlah agenda pemerintah, termasuk rencana penerapan sistem ekspor satu pintu. Sementara Nusron Wahid menjelaskan pandangannya mengenai peluang berbagai program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi global.

Situasi mulai berubah ketika Budiman Sudjatmiko menyampaikan pandangannya dalam forum tersebut. Ketegangan meningkat setelah ia mengajak mahasiswa untuk menyampaikan kritik secara langsung, bukan melalui media sosial.


img_title


Gibran Ngaku Senang Dikritik Mahasiswa: Saya Sadar Masih Banyak Minus-minusnya

“Kalau mau kritik jangan di medsos, langsung saja di sini,” kata Budiman Sudjatmiko

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari sebagian peserta. Suasana forum diskusi yang semula berlangsung normal,berubah menjadi aksi protes terbuka.

Sejumlah mahasiswa bergerak menuju area panggung sambil menyuarakan kritik terhadap para pejabat yang hadir. Dalam beberapa video yang beredar, terdengar teriakan yang menyebut Budiman sebagai “pengkhianat reformasi”.

Mahasiswa juga membentangkan sejumlah spanduk bernada penolakan, di antaranya bertuliskan “UGM Menolak Pengkhianat Reformasi” dan “UGM Menolak Penjilat Rezim”.

Di tengah situasi yang semakin memanas, Budiman Sudjatmiko akhirnya meninggalkan lokasi. Sementara Nusron Wahid dan Sudaryono sempat menaiki kendaraan untuk keluar dari area kampus. Namun perjalanan mereka terhenti setelah kendaraan yang ditumpangi diadang oleh mahasiswa.

Keduanya kemudian turun dari mobil dan melanjutkan diskusi dengan mahasiswa secara informal. Dialog berlangsung di luar gedung dengan posisi duduk lesehan bersama peserta forum dialog.

Menanggapi insiden tersebut, Budiman Sudjatmiko mengaku menyesalkan gagalnya forum diskusi. Menurutnya, forum tersebut seharusnya bisa menjadi ruang pertukaran gagasan antara pemerintah dan mahasiswa.

Halaman Selanjutnya

“Seharusnya kita bisa berdialog dengan sehat dan lancar. Saya mau kok berdiskusi dengan mahasiswa. Tapi tadi sayangnya kondisinya sudah tidak kondusif. Saya mengkhawatirkan kondisi yang semakin tidak kondusif apabila saat itu kita masih berada di dalam gedung,” ujar Budiman Sudjatmiko dalam keterangannya, Selasa 16 Juni 2026.

Halaman Selanjutnya





Source link