Kamis, 10 September 2026 – 07:09 WIB
VIVA – Kabar hilangnya sejumlah jurnalis di Perairan Selat Sunda saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau mengundang keprihatinan dari sesama insan pers. Di tengah proses pencarian yang masih berlangsung, para wartawan di Banten berkumpul untuk memanjatkan doa demi keselamatan rekan-rekan mereka.
Doa bersama tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas sekaligus dukungan moral bagi para jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Mereka sebelumnya berada di dalam speed boat untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di wilayah perairan Kabupaten Pandeglang sejak Senin (7/9).
Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA Virgandhi Prayudantoro mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kepedulian sesama pekerja media. Menurutnya, doa menjadi salah satu bentuk dukungan yang dapat diberikan sembari tim SAR gabungan terus melakukan pencarian.
“Kita berkumpul, memanjatkan doa, dan berharap yang terbaik. Keluarga besar ANTARA bersama rekan-rekan media lainnya tetap optimis sahabat kita bisa ditemukan kembali dalam kondisi sehat,” katanya.
Jurnalis Saling Menguatkan di Tengah Pencarian
Situasi tersebut membuat perhatian komunitas pers tidak hanya tertuju pada perkembangan pencarian, tetapi juga kondisi keluarga para jurnalis yang menunggu kabar. Kehadiran rekan-rekan sesama wartawan di lapangan menjadi bentuk dukungan agar keluarga tidak merasa menghadapi situasi ini sendirian.
Virgandhi menegaskan komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk mendukung proses pencarian. Koordinasi melibatkan Basarnas, TNI, Polri, serta pemerintah daerah di Banten dan Pandeglang.
“Dan kita masih bekerja sama dengan pihak-pihak stakeholder (pemangku kepentingan) yang ada, dari kepolisian, dari pihak Basarnas, TNI, dan lain-lain, sampai dengan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) yang ada di Banten, Pandeglang, dan sekitarnya,” katanya.
Menurut dia, LKBN ANTARA juga terus berkomunikasi dengan Polda Banten, Basarnas, TNI dan jajaran Forkopimda untuk membantu mengoptimalkan pencarian.
“Pihak polda menyampaikan bahwa mereka bersama instansi terkait siap memberikan pencarian semaksimal mungkin, bahkan memperpanjang waktu pencarian hingga tujuh hari ke depan jika memang diperlukan,” ujarnya.
Doa Jadi Bentuk Dukungan untuk Keluarga
Sejumlah pimpinan LKBN ANTARA turut hadir langsung di lokasi sebagai bentuk dukungan bagi keluarga korban sekaligus menunjukkan kuatnya solidaritas antarmedia. Dukungan serupa juga datang dari berbagai media, termasuk Merdeka dan iNews.
Halaman Selanjutnya
Di tengah ketidakpastian kabar mengenai keberadaan para jurnalis tersebut, komunitas pers berharap pencarian dapat segera menemukan titik terang. Operasi SAR gabungan pun terus menjadi perhatian utama.






